Belajar SEO Pakai Logika

 Saatnya Merubah Pandangan Kita Saat Mempelajari SEO!

belajar seo menggunakan logika

Ah yang bener, memangnya bisa belajar SEO tanpa perlu sumber literaturnya? Bukan begitu maksudnya ya kawan-kawan, jadi begini, buat kalian para blogger setidaknya kita harus tahu tentang apa saja yang telah kita lakukan. Jangan sekedar mengikuti trend cara-cara yang beredar. Memang tidak ada ruginya mencoba, tapi ada satu hal yang perlu diingat sampai saat ini, kita gak tau algoritma Google itu seperti apa ya gak? Kecuali yang ngerancangnya, kalau salah-salah mencoba kan akibatnya malah bukan optimal takutnya.

Tulisan ini sendiri muncul ketika saya memulai belajar membuat website kemudian lama-kelamaan saya merasa bahwa, ribet juga ya dengan struktur website  saya ini, nah dari situlah saya mencoba untuk membuat mini search engine untuk pengungjung di website saya.

Keywords

Salah satu konsep yang paling sederhana dalam membuat search engine yaitu dengan mengekstrak kata kunci yang ada pada sebuah artikel, biasanya kata kunci itu telah didefinisikan sebagai label ataupun kategori. Pada sebuah CMS kita dapat dengan mudah untuk mengekstraknya dengan mengambil label atau kategori yang tersedia di database. Kemudian saya berpikir, bagaimana jadinya jika kita tidak mempunyai database artikel kita dan ingin mengetahui kata kunci apa yang dituju oleh suatu artikel? Tentu disini kita bisa memanfaatkan informasi-informasi baik secara eksplisit maupun implisit, maksud dari secara eksplisit sendiri yaitu dengan memanfaatkan judul yang ada terus heading dan sebagainya. Kalau secara implisitnya bisa memanfaatkan kata kunci yang sering muncul pada artikelnya. Nah sekarang masuk akal kan mengapa penting bagi kita untuk menulis judul sebuah artikel apabila kita ingin bersaing pada kata kunci tersebut. Selain dari judul dan heading, kita bisa juga memberikan kata kunci kita pada meta description, selain memberikan hal yang infrormatif dan memancing pengunjung, meta description juga bisa membantu untuk memberikan gambaran kepada search engine mengenai gambaran besar tentang isi artikel yang dibuat.

Menggali Website

Bagaiama suatu mesin pencarian dapat mengenali struktur website seseorang? Ketika saya membuat mini search engine yang perlu saya lakukan hanyalah membuat database artikel-artikel yang saya buat, tapi untuk kasus Google, tentu Googlebot perlu bantuan untuk mencakup halaman-halaman yang ada. Dan salah satu upayanya adalah menggunakan peta situs atau sitemap sebagai petunjuk kepada bot crawler, untuk memberitahu mana saja bagian-bagian dari website kita. Tapi kalau yang satu ini, menurut pandangan saya tidak begitu berpengaruh terhadap ranking kita di Google, mengingat peta situs hanya berhubungan dengan kemudahan untuk dicrawl saja. Selain pakai sitemap penggunaan anchor text juga dapat membantu mesin telusur untuk berselancar di website kita.

Schema

Sempat nyoba-nyoba bikin search engine tanpa database dan ternyata kehadiran Schema pada halaman kita benar-benar membantu mesin pencarian untuk mengenali artikel ataupun halaman website kita. Selain kata kunci yang bisa diberikan secara eksplisit, kehadiran informasi penulis, kemudian struktur breadcrumb yang tersedia, mengenali fitur pencarian internal, informasi tanggal pembuatan dan modifikasi artikel, dan masih ada lagi, membuat saya berpikir bahwa tentunya saya akan memprioritaskan suatu artikel atau halaman yang mempunyai informasi yang lebih lengkap ketimbang yang tidak. Karena saya dapat mengetahui kebaruan konten yang ada, hingga mengenali penulis yang membuat artikel.

Mungkin saya cukupkan terlebih dahulu tulisan singkat mengenai pandangan saya dalam belajar SEO ini. Saya menganggap bahwa SEO ini ilmu, bukan hanya sekedar pakai trik dan tips, menggunakan metode ini itu, yang artinya kita semua proses untuk mempelajarinya. Terima Kasih.

Salam, Ngoprek SEO.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hindari Penggunaan Library JS Berlebihan

Tunda Kode Javascript, Tingkatkan Performa SEO